{"id":860,"date":"2025-04-16T06:43:16","date_gmt":"2025-04-16T06:43:16","guid":{"rendered":"https:\/\/gbivillacitra.com\/?p=860"},"modified":"2025-04-16T07:16:01","modified_gmt":"2025-04-16T07:16:01","slug":"manusia-antropologi-teologis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/2025\/04\/16\/manusia-antropologi-teologis\/","title":{"rendered":"MANUSIA (Antropologi Teologis)"},"content":{"rendered":"\n<p>MANUSIA (Antropologi Teologis) Oleh: Pdt. Dr. Hengky Andrian, M.Th<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap has-background-color has-foreground-background-color has-text-color has-background has-link-color has-small-font-size wp-elements-2fbab107425291b0520c5d112826f8ef\" style=\"font-style:normal;font-weight:400\"><strong>MANUSIA<\/strong> (<strong>Antropologi Teologis<\/strong>)<br><strong>1. Citra Allah dalam Diri Manusia<\/strong> (<strong><em>Imago Dei<\/em><\/strong>)<br>Apa artinya diciptakan menurut gambar Allah?<br>Kejadian 1:26-27 menyatakan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Artinya, manusia mencerminkan sifat Allah dalam hal:<br>A. Akal budi (berpikir, membuat keputusan)<br>B. Moralitas (mengetahui benar dan salah)<br>C. Relasionalitas (berelasi dengan Allah dan sesama)<br>D. Kreativitas dan pengelolaan (memerintah atas ciptaan)<br>E. Kehidupan rohani (kemampuan bersekutu dengan Tuhan)<br><br>Namun, setelah kejatuhan, gambar Allah ini rusak, bukan hilang.<br>Manusia masih tetap manusia, tapi tidak lagi mencerminkan Allah secara sempurna. Melalui Kristus, gambar Allah dipulihkan. \u201cDan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.\u201d (Kolose 3:10)<br><br><strong>2. Kejatuhan Manusia ke dalam Dosa<\/strong><br>Kejatuhan terjadi saat Adam dan Hawa memilih untuk melanggar perintah Allah (Kejadian 3). Akibatnya:<br>A. Dosa masuk ke dalam dunia (Roma 5:12)<br>B. Hubungan manusia dengan Allah rusak<br>C. Manusia menjadi hamba dosa<br>D. Semua keturunan Adam ikut terpengaruh (Roma 3:23)<br><br><strong>Akibat kejatuhan<\/strong>:<br>A. Rohani: manusia mati secara rohani (terpisah dari Allah)<br>B. Moral: manusia cenderung berbuat jahat<br>C. Fisik: manusia menjadi fana (mati secara tubuh)<br>D. Relasi: timbul keretakan antara manusia dan sesamanya<br><br><strong>3. Kebutuhan Manusia Akan Keselamatan<\/strong><br>Karena manusia jatuh dalam dosa, maka:<br>A. Manusia tidak bisa menyelamatkan diri dengan usaha sendiri<br>B. Semua manusia berdosa dan butuh Juruselamat. (Roma 3:10-12, 23)<br>C. Allah mengutus Yesus untuk menyelamatkan manusia (Yohanes 3:16)<br><br><strong>Keselamatan adalah solusi Allah untuk masalah dosa<\/strong>:<br>A. Pengampunan dosa<br>B. Pemulihan hubungan dengan Allah<br>C. Hidup kekal<br>D. Pemulihan citra Allah dalam diri manusia<br><br><strong>Kesimpulan Singkat<\/strong>:<br>Manusia adalah ciptaan yang mulia karena diciptakan segambar dengan Allah, namun telah jatuh ke dalam dosa. Karena itu, manusia mutlak membutuhkan keselamatan dari Allah melalui Yesus Kristus.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MANUSIA (Antropologi Teologis) Oleh: Pdt. Dr. Hengky Andrian, M.Th MANUSIA (Antropologi Teologis)1. Citra Allah dalam Diri Manusia (Imago Dei)Apa artinya diciptakan menurut gambar Allah?Kejadian 1:26-27 menyatakan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Artinya, manusia mencerminkan sifat Allah dalam hal:A. Akal budi (berpikir, membuat keputusan)B. Moralitas (mengetahui benar dan salah)C. Relasionalitas (berelasi dengan Allah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":878,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengajaran-dasar-alkitab"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=860"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":861,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/860\/revisions\/861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gbivillacitra.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}