• Belajar Percaya Lagi
    RH 279 WBI “Belajar Percaya Lagi” “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” — Amsal 3:5 🌸RenunganSalah satu hal yang paling sulit setelah terluka… adalah percaya lagi. Percaya pada orang lain… terasa menakutkan. Percaya pada keadaan… terasa tidak pasti. Bahkan… kadang kita mulai sulit percaya pada Tuhan. Luka membuat hati… Baca Selengkapnya: Belajar Percaya Lagi
  • Dipulihkan Untuk Tujuan Tuhan
    RH 278 WBI “Dipulihkan untuk Tujuan Tuhan” “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.” — Pengkhotbah 3:11 🌸RenunganTuhan tidak hanya menyembuhkanmu… Dia juga memanggilmu.Setiap air mata yang pernah jatuh… setiap luka yang pernah kamu rasakan… setiap malam yang kamu lalui dalam kesepian… Tidak ada yang sia-sia. Di tangan Tuhan, semua itu sedang dirangkai menjadi sesuatu… Baca Selengkapnya: Dipulihkan Untuk Tujuan Tuhan
  • Engkau Tetap Berharga
    RH 277 WBI “Engkau Tetap Berharga” “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau…” — Yesaya 43:4 🌸RenunganLuka sering tidak hanya menyakitkan… tetapi juga mengubah cara kita melihat diri sendiri.Perkataan orang… pengkhianatan… penolakan… kegagalan…Semua itu bisa membuat seorang wanita mulai berpikir: “Aku tidak cukup…”, “Aku tidak layak…”, “Aku tidak berharga…”.… Baca Selengkapnya: Engkau Tetap Berharga
  • Tuhan Memulihkan Hatimu
    RH 276 WBI “Tuhan Memulihkan Hatimu” “Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.” — Mazmur 147:3 RenunganAda luka yang tidak bisa disembuhkan oleh waktu… Ada rasa sakit yang tidak hilang hanya karena kita berusaha melupakan… Tetapi ada satu hal yang pasti: Tuhan adalah Penyembuh yang sejati. Sering kali kita berharap pemulihan itu… Baca Selengkapnya: Tuhan Memulihkan Hatimu
  • Belajar Melepaskan
    RH 275 WBI “Belajar Melepaskan” “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” — 1Petrus 5:7 🌸RenunganTidak semua luka sembuh karena waktu…Beberapa luka tetap terasa, karena kita masih menggenggamnya. Kita berkata, “Aku sudah mencoba melupakan…” Tetapi di dalam hati, kita masih mengingat, masih menyimpan, masih memutar kembali kejadian itu berulang-ulang. Luka itu seperti kita… Baca Selengkapnya: Belajar Melepaskan