RH 165 PW “Hadirat Tuhan, Tempat Terindah” Mazmur 84:1–2 – “Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.” RenunganTidak ada tempat yang lebih indah daripada berada di hadirat Tuhan. Pemazmur menulis dengan penuh kerinduan, seolah jiwanya tak dapat hidup tanpa kehadiranLanjutkan membaca “RH 165 PW “Hadirat Tuhan, Tempat Terindah””
Arsip Kategori: RH Profetik
RH 164 PW “Menyembah Sebagai Gaya Hidup”
RH 164 PW “Menyembah Sebagai Gaya Hidup” Roma 12:1–2 – “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakanLanjutkan membaca “RH 164 PW “Menyembah Sebagai Gaya Hidup””
RH 163 PW “Menyembah Dengan Hidup Yang Berbuah”
RH 163 PW “Menyembah Dengan Hidup Yang Berbuah” Yohanes 15:8 – “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” RenunganTuhan tidak hanya memanggil kita untuk menyembah dengan suara, tetapi juga dengan hidup yang menghasilkan buah. Penyembahan sejati akan selalu menghasilkan perubahan dalam karakter. Orang yang sungguh-sungguh bersekutuLanjutkan membaca “RH 163 PW “Menyembah Dengan Hidup Yang Berbuah””
RH 162 PW “Menyembah Dengan Ketekunan dan Kesetiaan”
RH 162 PW “Menyembah Dengan Ketekunan dan Kesetiaan” Mazmur 92:13-15 – “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar.” RenunganPelayanan penyembahan bukanlah perlombaan cepat, melainkanLanjutkan membaca “RH 162 PW “Menyembah Dengan Ketekunan dan Kesetiaan””
RH 161 PW “Menyembah Dalam Kesatuan Tubuh Kristus”
RH 161 PW “Menyembah Dalam Kesatuan Tubuh Kristus” Efesus 4:3–4 – “Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu.” RenunganPenyembahan sejati tidak hanya berbicara tentang hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi juga tentang kesatuan di antara para penyembah.Lanjutkan membaca “RH 161 PW “Menyembah Dalam Kesatuan Tubuh Kristus””
RH 160 PW “Menyembah Dengan Kasih Yang Tulus”
RH 160 PW “Menyembah Dengan Kasih Yang Tulus” 1 Korintus 13:1-2 – “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan, danLanjutkan membaca “RH 160 PW “Menyembah Dengan Kasih Yang Tulus””
RH 159 PW “Menyembah Dengan Ketaatan”
RH 159 PW “Menyembah Dengan Ketaatan” 1 Samuel 15:22 – “Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik daripada lemak domba-domba jantan.” RenunganBanyak orang mengira penyembahan yang berkenan adalah yang terdengar merdu atau penuh emosi. Namun diLanjutkan membaca “RH 159 PW “Menyembah Dengan Ketaatan””
RH 158 PW “Menyembah Dengan Kerendahan Hati”
RH 158 PW “Menyembah Dengan Kerendahan Hati” Yesaya 57:15 – “Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selama-lamanya dan yang nama-Nya Kudus: ‘Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus, tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hatiLanjutkan membaca “RH 158 PW “Menyembah Dengan Kerendahan Hati””
RH 157 PW “Hidup Yang Menyatakan Kemuliaan Tuhan”
RH 157 PW “Hidup Yang Menyatakan Kemuliaan Tuhan” Matius 5:16 – “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” RenunganSeorang penyembah sejati bukan hanya dikenal karena suaranya di atas panggung, tetapi karena terangnya di luar panggung. Hidupnya menjadi kesaksian yang memancarkan kemuliaan Allah. TuhanLanjutkan membaca “RH 157 PW “Hidup Yang Menyatakan Kemuliaan Tuhan””
RH 156 PW “Menyembah di Tengah Proses dan Pergumulan”
RH 156 PW “Menyembah di Tengah Proses dan Pergumulan” Habakuk 3:17–18 – “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yangLanjutkan membaca “RH 156 PW “Menyembah di Tengah Proses dan Pergumulan””
