RH 121 PW “Menyembah Dengan Kerendahan Hati “ Filipi 2:3–4 – “Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga .” RenunganPenyembah sejati tidak mencari sorotan. DiLanjutkan membaca “RH 121 PW “Menyembah Dengan Kerendahan Hati “”
Arsip Penulis:lexineparasi82
RH 122 PW “Menyembah di Tengah Ujian”
RH 122 PW “Menyembah di Tengah Ujian” Habakuk 3:17–18 – “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.”Lanjutkan membaca “RH 122 PW “Menyembah di Tengah Ujian””
RH 123 PW “Menyembah Dengan Kehidupan Yang Berbuah”
RH 123 PW “Menyembah Dengan Kehidupan Yang Berbuah” Yohanes 15:8 – “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku. ” RenunganPenyembahan sejati tidak berhenti di ruang ibadah, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. Yesus berkata bahwa Bapa dipermuliakan ketika kita menghasilkan banyak buah. Artinya, penyembahan yang sejatiLanjutkan membaca “RH 123 PW “Menyembah Dengan Kehidupan Yang Berbuah””
RH 124 PW “Menyembah Dengan Ketulusan”
RH 124 PW “Menyembah Dengan Ketulusan” Mazmur 51:17 – “Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kau pandang hina, ya Allah.” RenunganDi mata Tuhan, penyembahan sejati tidak diukur dari indahnya suara, lengkapnya instrumen, atau megahnya panggung. Allah melihat jauh ke dalam hati. Mazmur 51 mengingatkan bahwa yangLanjutkan membaca “RH 124 PW “Menyembah Dengan Ketulusan””
RH 125 PW “Menyembah Dengan Ketaatan”
RH 125 PW “Menyembah Dengan Ketaatan” 1 Samuel 15:22 – “Tetapi jawab Samuel: ‘Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.’” RenunganBagi Tuhan, penyembahan sejati lebih dari sekadar korban, lagu, atauLanjutkan membaca “RH 125 PW “Menyembah Dengan Ketaatan””
RH 126 PW “Menyembah Dengan Pengharapan”
RH 126 PW “Menyembah Dengan Pengharapan” Roma 15:13 – “Semoga Allah sumber pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” RenunganPenyembahan sejati selalu lahir dari hati yang penuh pengharapan. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, pujian kita kepada Tuhan adalah pernyataan iman bahwaLanjutkan membaca “RH 126 PW “Menyembah Dengan Pengharapan””
RH 127 PW “Kasih Sebagai Dasar Pelayanan”
RH 127 PW “Kasih Sebagai Dasar Pelayanan” 1 Korintus 13:3 – “Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya!” RenunganPelayanan yang sejati tidak pernah dilandasi ambisi, gengsi, atau kewajiban, melainkan kasih. Paulus menegaskan bahwa tanpa kasih, pelayanan sebesar apaLanjutkan membaca “RH 127 PW “Kasih Sebagai Dasar Pelayanan””
RH 128 PW “Kesetiaan Dalam Hal-Hal Kecil
RH 128 PW “Kesetiaan Dalam Hal-Hal Kecil Lukas 16:10 – “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.” RenunganSering kali kita ingin dipercaya dalam hal-hal besar, tetapi lupa bahwa kesetiaan diuji terlebih dahulu dalam hal-hal kecil. Yesus menegaskanLanjutkan membaca “RH 128 PW “Kesetiaan Dalam Hal-Hal Kecil”
RH 129 PW “Kasih Yang Rela Berkorban Dalam Pelayanan”
RH 129 PW “Kasih Yang Rela Berkorban Dalam Pelayanan” Yohanes 15:13 – “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” RenunganPelayanan sejati tidak pernah lepas dari pengorbanan. Yesus sendiri memberikan teladan terbesar: kasih yang rela mengorbankan nyawa-Nya demi keselamatan kita. Dari teladan itu, kita belajar bahwa kasih sejatiLanjutkan membaca “RH 129 PW “Kasih Yang Rela Berkorban Dalam Pelayanan””
RH 130 PW “Setia Dalam Tugas Yang Tuhan Percayakan”
RH 130 PW “Setia dalam Tugas Yang Tuhan Percayakan” 1 Korintus 4:2 – “Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata setia.” RenunganSetiap kita dipanggil untuk melayani sesuai dengan bagian yang Tuhan percayakan. Ada yang dipercaya memimpin, ada yang menolong di balik layar, ada yang mendoakan dalam kesunyian. Apa pun bentuknya, TuhanLanjutkan membaca “RH 130 PW “Setia Dalam Tugas Yang Tuhan Percayakan””
