RH 119 SENIOR “Dikuatkan Oleh Anugerah”

RH 119 SENIOR “Dikuatkan Oleh Anugerah” “Tetapi oleh kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia-Nya yang dianugerahkan kepadaku tidak sia-sia.” – 1 Korintus 15:10 RenunganDi masa senja, kita semakin sadar bahwa kekuatan manusia sangat terbatas. Tubuh melemah, tenaga berkurang, dan banyak hal yang dulu mudah dilakukan kini terasa berat. TetapiLanjutkan membaca “RH 119 SENIOR “Dikuatkan Oleh Anugerah””

RH 114 KGC “Berdampak Lewat Kerendahan Hati Dalam Pelayanan”

RH 114 KGC “Berdampak Lewat Kerendahan Hati Dalam Pelayanan” Markus 10:45 – “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” Pelayanan yang Berasal dari Hati yang RendahSering kali orang melayani karena ingin dilihat atau dihargai. Tapi Tuhan Yesus memberi teladan berbeda—Ia melayani denganLanjutkan membaca “RH 114 KGC “Berdampak Lewat Kerendahan Hati Dalam Pelayanan””

RH 113 KGC “Berdampak Lewat Iman yang Teguh”

RH 113 KGC “Berdampak Lewat Iman yang Teguh” Ibrani 11:1 – “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Iman yang Teguh di Tengah Dunia yang GoyahDunia remaja sering kali penuh dengan keraguan dan tekanan: tentang masa depan, penerimaan diri, dan pergumulan iman. Namun, remajaLanjutkan membaca “RH 113 KGC “Berdampak Lewat Iman yang Teguh””

RH 125 WBI “Saat Aku Merasa Tidak Berguna”

RH 125 WBI “Saat Aku Merasa Tidak Berguna” “Sebab kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10) Ada masa di mana seorang wanita merasa tidak berarti — ketika perannya tidak dilihat, usahanya tidak dihargai, atau hidupnya terasa biasaLanjutkan membaca “RH 125 WBI “Saat Aku Merasa Tidak Berguna””

RH 142 PW “Dibentuk Melalui Proses”

RH 142 PW “Dibentuk Melalui Proses” Yeremia 18:6 – “Tidakkah Aku dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel? Demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel! RenunganSetiap alat yang dipakai Tuhan harus terlebih dahulu dibentuk. Seperti tanah liat di tangan tukangLanjutkan membaca “RH 142 PW “Dibentuk Melalui Proses””

RH 141 PW “Dipilih Untuk Menjadi Alat-Nya”

RH 141 PW “Dipilih Untuk Menjadi Alat-Nya” Yohanes 15 : 16 – “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap.” RenunganSetiap orang percaya tidak hidup secara kebetulan — kita dipilih oleh Tuhan untuk tujuan ilahi. Pemilihan ini bukanLanjutkan membaca “RH 141 PW “Dipilih Untuk Menjadi Alat-Nya””

RH 142 KOPI “Dikuduskanlah Nama-Mu”

RH 142 KOPI “Dikuduskanlah Nama-Mu” “Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu.” — Matius 6:9b Ketika Yesus mengajarkan bagian ini, Ia menegaskan satu hal penting: bahwa hidup kita sebagai anak-anak Allah harus membawa hormat bagi nama Bapa.Bagi seorang pria, ini berarti setiap perkataan, tindakan, dan keputusan yang diambil harus mencerminkan karakter Allah yang kudus. “DikuduskanlahLanjutkan membaca “RH 142 KOPI “Dikuduskanlah Nama-Mu””

RH 118 WBI “Menemukan Kekuatan dalam Kelemahan”

RH 118 WBI “Menemukan Kekuatan dalam Kelemahan” “Tetapi jawab Tuhan kepadaku: Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Korintus 12:9) RenunganTidak ada wanita yang selalu kuat. Ada saat-saat kita merasa rapuh, tidak berdaya, bahkan ingin menyerah. Dunia sering mengajarkan bahwa kita harus tampil tangguh di segala waktu, tetapi Firman TuhanLanjutkan membaca “RH 118 WBI “Menemukan Kekuatan dalam Kelemahan””

RH 119 WBI “Tuhan Yang Menjadi Sandaran Hidupku”

RH 119 WBI “Tuhan Yang Menjadi Sandaran Hidupku” “Hanya pada Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.” (Mazmur 62:2-3) RenunganDalam hidup ini, kita sering mencari sandaran pada hal-hal yang bisa terlihat: pekerjaan, pasangan, anak, sahabat, atau bahkan harta. Namun, semua itu dapat berubah,Lanjutkan membaca “RH 119 WBI “Tuhan Yang Menjadi Sandaran Hidupku””

RH 120 WBI “Kasih Yang Menghapus Rasa Takut”

RH 120 WBI “Kasih Yang Menghapus Rasa Takut” “Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.” (1 Yohanes 4:18) RenunganRasa takut adalah musuh besar bagi hati yang percaya. Takut gagal, takut kehilangan, takut ditolak, takut menghadapi masa depan. BanyakLanjutkan membaca “RH 120 WBI “Kasih Yang Menghapus Rasa Takut””