RH 138 SENIOR “Anugerah Yang Membawa Penghiburan”
“Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan.” – 2 Korintus 1:3
Tidak ada yang lebih lembut daripada penghiburan yang datang dari Allah. Dalam masa senja, kita mungkin berduka karena kehilangan orang yang kita kasihi, merasa sendiri, atau menghadapi sakit yang panjang. Namun di tengah kesedihan itu, anugerah Tuhan hadir sebagai pelukan kasih yang menenangkan hati. Ia tidak menjanjikan hidup tanpa air mata, tetapi Ia berjanji menyertai kita di setiap air mata yang jatuh.
Penghiburan sejati bukan berarti semua masalah hilang, melainkan hati yang tenang di tengah badai. Tuhan mengerti perasaan kita, karena Ia sendiri pernah menangis dan menderita. Melalui anugerah-Nya, Ia mengubah kesedihan menjadi kekuatan, dan luka menjadi kesaksian. Setiap kali kita datang kepada-Nya dalam doa, Ia menyalurkan penghiburan itu secara pribadi, lembut, dan nyata.
Mari kita biarkan anugerah Tuhan bekerja di hati kita. Saat dunia tidak bisa memberi penghiburan yang cukup, biarlah kasih Allah memenuhi kekosongan jiwa kita. Dan ketika kita sudah dihibur oleh-Nya, kita pun dapat menjadi penghibur bagi orang lain yang sedang berduka. Anugerah yang menghibur akan mengalir melalui hidup kita kepada sesama.
Doa
Tuhan, terima kasih karena Engkau sumber segala penghiburan. Saat hatiku sedih dan lemah, hibur aku dengan kasih-Mu yang lembut. Pakailah aku juga untuk menghibur orang lain dengan anugerah yang telah aku terima. Amin.
