RH 125 WBI “Saat Aku Merasa Tidak Berguna”
“Sebab kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10)
Ada masa di mana seorang wanita merasa tidak berarti — ketika perannya tidak dilihat, usahanya tidak dihargai, atau hidupnya terasa biasa saja. Mungkin ia tidak lagi memiliki posisi, pekerjaan, atau kekuatan seperti dulu. Perasaan “tidak berguna” bisa menjadi beban yang menyakitkan, membuat hati kehilangan arah dan sukacita.
Namun Firman Tuhan berkata bahwa kita ini buatan Allah — ciptaan yang dirancang dengan tujuan yang kudus. Nilai seorang wanita tidak diukur dari apa yang ia lakukan, tetapi dari siapa yang menciptakannya. Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu yang sia-sia. Bahkan dalam kelemahan dan keterbatasan, Ia tetap dapat memakai kita untuk menyatakan kasih dan kuasa-Nya.
Terkadang, pekerjaan baik yang Tuhan percayakan bukanlah hal besar di mata dunia — melainkan hal-hal sederhana: mengasihi, mendengarkan, mendoakan, atau menguatkan orang lain. Wanita yang tangguh tahu bahwa makna hidupnya tidak ditentukan oleh pengakuan manusia, melainkan oleh panggilan Tuhan yang tidak pernah dicabut.
Refleksi Pribadi
Apakah aku pernah merasa hidupku tidak berarti atau tidak berguna?
Apakah aku menyadari bahwa Tuhan masih punya rencana dan tujuan mulia bagiku?
Dalam hal apa aku bisa menjadi berkat bagi orang lain hari ini, sekecil apa pun itu?
Doa
“Tuhan Yesus, Engkau tahu isi hatiku. Kadang aku merasa tidak berguna dan tidak berarti, tetapi hari ini aku mau percaya bahwa Engkau menciptakan aku dengan tujuan yang indah. Tolong aku untuk melihat diriku melalui mata kasih-Mu, bukan dari pandangan dunia. Pakailah hidupku, Tuhan, untuk memuliakan nama-Mu dengan cara yang Engkau kehendaki. Jadikan aku wanita yang tangguh, yang tahu bahwa dalam-Mu, aku berharga dan berguna. Amin.”
