RH 119 SENIOR “Dikuatkan Oleh Anugerah”
“Tetapi oleh kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia-Nya yang dianugerahkan kepadaku tidak sia-sia.” – 1 Korintus 15:10
Renungan
Di masa senja, kita semakin sadar bahwa kekuatan manusia sangat terbatas. Tubuh melemah, tenaga berkurang, dan banyak hal yang dulu mudah dilakukan kini terasa berat. Tetapi justru dalam keterbatasan itulah kita bisa melihat betapa anugerah Allah menjadi sumber kekuatan sejati. Paulus berkata bahwa ia bisa melayani dan bertahan bukan karena dirinya, melainkan oleh kasih karunia Allah. Hal yang sama berlaku bagi kita di hari tua.
Anugerah bukan hanya menyelamatkan kita, tetapi juga menguatkan kita setiap hari. Ia memberi ketabahan menghadapi sakit, kesabaran dalam menanggung beban, dan penghiburan di tengah kesepian. Kekuatan dari anugerah Tuhan memampukan kita untuk tetap berbuah, walau tubuh tidak lagi sekuat dulu. Itulah sebabnya orang yang hidup dalam anugerah tidak pernah benar-benar lemah, sebab Tuhanlah sumber kekuatannya.
Masa senja adalah masa indah untuk menyaksikan bagaimana anugerah Tuhan terus menopang. Kita boleh berkata: “Aku ada sebagaimana aku ada sekarang hanya karena anugerah Allah.” Dengan kesadaran itu, kita dapat menjalani setiap hari dengan tenang, yakin bahwa kekuatan kita tidak berasal dari diri sendiri, tetapi dari Allah yang penuh kasih.
Doa
Tuhan, terima kasih karena Engkau yang menguatkan aku lewat anugerah-Mu. Di masa tuaku ini, ajarku untuk tidak bersandar pada kekuatan sendiri, tetapi selalu pada kasih karunia-Mu. Pakailah hidupku agar tetap berbuah bagi-Mu. Amin.
